Selasa, 01 Januari 2013

KEINGINAN atau KEBUTUHAN

Keinginan dan kebutuhan adalah hal yang berbeda, karena apa yang menjadi keinginan belum tentu merupakan sebuah kebutuhan, sementara apa yang di butuhkan belum tentu sesuatu yang di inginkan. Kita sering kali menomor duakan kebutuhan di bawah keinginan, dan selalu terdorong untuk mewujudkan apa yang diinginkan, tapi jarang sekali memikirkan bagaimana mendapatkan sesuatu yang dibutuhkan.
Sebagai contoh : lebih memilih untuk membeli baju model terbaru, walaupun tidak makan satu hari. Ini merupakan salah satu contoh sederhana dimana keinginan menjadi penguasa hati diatas sebuah kebutuhan.  Baju yang diinginkan lebih di pilih dari pada makanan yang jelas di butuhkan oleh tubuh. Ketika kita menolak sesuatu yang dibutuhkan dan lebih memilih yang di inginkan maka akan tercipta kerugian. Dari  contoh diatas kerugian yang didapat adalah merasa lapar sepanjang hari, kemudian badan menjadi lemas, dan tidak menutup kemungkinan untuk jatuh sakit.
Keinginan hadir karena dorongan hawa nafsu, sementara kebutuhan adalah hal yang wajar dan sudah semestinya untuk di cukupi. Kita akan mendapat banyak kerugian ketika terlalu menuruti hawa nafsu dengan cara yang salah. Apa yang menjadi kebutuhan, pasti akan lebih bermanfaat dalam jangka waktu yang lama, sementara apa yang menjadi keinginan hanya bermanfaat sementara dan bisa menjadi sia-sia.
Bijak dalam menentukan mana keinginan dan mana kebutuhan dengan meredam hawa nafsu dan lebih mengedepankan akal pikiran dan hati dalam memilah mana yang harus di dahulukan untuk di wujudkan. Sabar jangan tergesa-gesa, ketenangan adalah kunci dalam berfikir secara jernih. Dengan pikiran yang jernih, kita akan mampu meredam hawa nafsu dan jangan biarkan hawa nafsu berperan penuh dalam perilaku.
Mari sabar & ikhlas dalam berserah diri kepada Tuhan, karena sesungguhnya Tuhan yang lebih mengetahui mana yang kita butuhkan, bukan memberi apa yang kita inginkan.
1 Januari 2013
19.54
Rizal B Kurniawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar