Senin, 31 Oktober 2011

Hikmah Sehat Atau Sakit


Semua orang pasti ingin untuk selalu berada dalam kondisi yang sehat, segar, bugar, & fit. Namun tidak sedikit pula yang lupa bahwa kita semua sangat mudah terserang penyakit. Saat kita sedang dalam kondisi yang sehat, kita pasti lupa bahwa kita juga bisa sakit, jadi kita sering sekali berperilaku tidak sehat dan menyepelekan ancaman penyakit yang dapat menyerang tubuh kita. Seperti tidak cuci tangan sebelum makan, mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, atau terlalu sering begadang. Namun saat kita sedang sakit, kita pasti sangat menginginkan untuk sembuh dan sehat kembali. Dan kita pasti menyesal bahwa kita tidak menjaga kesehatan saat kita sedang sehat.

Sama halnya dengan kehidupan yang sedang kita jalani, saat kita sedang berada “di atas” dimana kita memiliki kekuasaan , harta, atau kedudukan yang lebih dari orang lain, kita mungkin akan lupa bahwa kita bisa saja kembali menjadi orang yang serba kekurangan. Sehingga kita akan melakukan apapun yang kita mau, tanpa ada pengendalian diri dan tanpa memikirkan orang lain, hanya diri kita sendiri yang penting. Hal ini bisa saja membuat kita jatuh dan kehilangan apa yang tadi kita miliki. Jika kita sudah jatuh akan sangat sulit untuk bangkit kembali, butuh proses yang sangat panjang dan perjuangan yang berat serta menimbulkan penyesalan yang sangat dalam. Berbeda jika kita sakit, hanya perlu obat dan istirahat untuk sembuh.

Sesungguhnya Tuhan telah menganugrahkan harta, kekuasaan, dan kedudukan untuk kita agar kita memberi & membantu sesama kita yang masih kekurangan dan kesulitan. Namun kita sering kali takut bahwa harta kita akan habis jika kita menyumbangkannya untuk orang lain. Dan sesungguhnya harta kita akan habis sia-sia jika kita terlalu banyak bersenang-senang, membeli barang yang tidak perlu, dan hidup secara berlebihan. Dan kita bisa saja jatuh pada posisi yang terendah jika tidak ada pengendalian diri pada diri kita.

Jika kita selalu sabar & ikhlas untuk berhemat, hidup sederhana, tidak boros, tidak sombong, tidak berlebihan, dan selalu menyisihkan rezeki untuk membantu sesama, akan sama halnya dengan pola hidup sehat yang membuat kita akan selalu sehat dan terhindar dari penyakit. Kita akan tetap memiliki rezeki yang bisa kita bagi dengan orang lain yang membutuhkan.

Sabar & ikhlas jika kita sedang memiliki rezeki yang berlebih, jangan terburu-buru untuk membelanjakannya atau menggunakannya untuk bersenang-senang. Tapi ingatlah dulu kepada sesama kita yang masih kekurangan, bantulah mereka, dan manfaatkanlah rezeki itu secara bijak, pasti kita tidak akan “jatuh sakit”.

Semarang, 31 Oktober 2011

14.15 WIB

Rizal B Kurniawan

Semoga Bermanfaat.. :)

3 komentar:

  1. Syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah :-)

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah....

    Rizal...blog anda sudah saya follow...

    terima kasih ya

    BalasHapus